Kata Share | Mas Sehat | Ston SEO Responsif Blogger Template

Pemeriksaan Penyakit Hematuria atau Kencing Darah

Pemeriksaan Penyakit Hematuria atau Kencing Darah

Pemeriksaan Penyakit Hematuria atau Kencing Darah
Taraf dan sifat pemeriksaan lanjutan jelas akan tergantung kepada keadaan yang paling mungkin menjadi penyebab hematuria atau kencing darah. Pemeriksaan mikroskopik terhadap spesimen urine (air kencing) yang baru tidak boleh dilupakan karena adanya sedimen eritrosit dan silinder granuler akan menunjukkan penyebab renal di mana keadaan yang paling besar kemungkinannya sebagai penyebab hematuria (Kencing Darah) adalah bentuk tertentu glomerulonefritis, Jika ditemukan sel-sel nanah, spesimen urine tersebut harus dikirim untuk pemeriksaan kultur.
Kalau pemeriksaan mikroskopi fase-kontras tersedia, lokasi perdarahan dapat ditentukan dengan derajat ketepatan yang tinggi melalui penelitian terhadap morfologi sel-sel darah merah dalam urine. Eritrosit yang berasal dari glomerulus akan memperlihatkan variasi yang sangat besar pada ukuran, bentuk dan kandungan hemoglobinnya, sementara eritrosit yang asalnya dari sumber non-glomeruler seperti tumor mempunyai ukuran serta bentuk yang seragam, dan menunjukkan kandungan hemoglobin yang tinggi, kecuali bila urine sangat asam, Adanya silinder (casts) juga lebih mudah lerlihat denganteknik pemeriksaan ini daripada teknik mikroskopi cahaya yang biasa.
Foto polos abdomen jarang memberikan hasil yang membantu. Namun dapat memperlihatkan perbedaan pada ukuran ginjal serta kalkuli ataupun kalsifikasi dalam ginjal yang menderita tuberkulosis. Pielogram intravena akan diperlukan kecuali bila penderita sudah jelas mengalami glomerulonefritis atau kalau terdapat riwayat reaksi alergi terhadap bahan kontras. Pada banyak rumah sakit, berbagai teknik pemeriksaan non-invasif seperti ultrasonografi dan CT scanning semakin banyak digunakan untuk menilai struktur makroskopik ginjal serta ureter dan memberikan keuntungan tambahan bahwa teknik pemeriksaan tersebul tidak tergantung pada faal ginjal. Angiografi jarang diperlukan namun kadang-kadang dapat memperlihatkan suatu tumor renal kecil yang deteksinya oleh prosedur pemeriksaan lain terlewatkan. Sistoskopi dan pielografi retrograd hanya dilakukan pada kasus-kasus yang sumber perdarahan diperkirakan berasal dari saluran kemih bagian bawah. Biopsi harus dikerjakan pada setiap daerah yang dicurigai dalam vesika urinaria, tetapi adanya kanker dalam tahap awal bisa tidak diketahui.
Biopsi renal perkutan hanya diperlukan kalau terdapal kecurigaan akan bentuk tertentu glomerulonefritis ataupun sindrom Alport, dan kalau hasil pemeriksaan lain tidak dapat menyimpulkan diagnosisnya. Spesimen biopsi harus diperiksa dengan teknik ilmunofluoresensi dan mikroskopik elektron.

Rekomendasi untuk Pengobatan Hematuria atau Kencing Darah

Kali ini kami akan memberikan rekomendasi kepada anda yang menderita penyakit hematuria atau kencing darah. Obat Herbal Penyakit Hematuria atau Kencing Darah Paling Ampuh adalah Produk Herbal AgaricPro. Klik Infonya DISINI
Pemeriksaan Penyakit Hematuria atau Kencing Darah
AgaricPro Obat Herbal Hematuria Paling Ampuh
Harga Rp. 200.000,- / Box
Untuk Pemesanan Klik DISINI
Terima kasih telah membaca artikel tentang Pemeriksaan Penyakit Hematuria atau Kencing Darah di blog AgaricPro Herbal Alami jika anda ingin menyebar luaskan artikel ini di mohon untuk mencantumkan link sebagai Sumbernya, dan bila artikel ini bermanfaat silakan bookmark halaman ini diwebbroswer anda, dengan cara menekan Ctrl + D pada tombol keyboard anda.

Artikel terbaru :

Kata Share | Mas Sehat | Ston SEO Responsif Blogger Template